Mencoba Menikmatinya
Semakin usia ini beranjak mendekat kepada-Nya, semakin diri ini ingin menikmati setiap moment yang ada. Diri ini yakin bahwa hidup adalah tentang bagaimana mengolah rasa. Semua ini dapat dinikmati tergantung bagaimana kita memilih rasanya. Kopi tak selalu pahit, meski mungkin pahit orang tetap mencarinya. Bagaimana kau bisa bilang kalau kopi itu pahit ketika kau melihat pemilik warung kopi dengan bahagia menyajikan deretan cangkir kopi bahagia itu dan di depannya sedang menunggu dengan senyuman manis untuk mendapatkan kopi pahit yang kau maksudkan.
Sumpah ini hanya masalah rasa. Karena rasa selalu dipermasalahkan. Hidup seperti secangkir kopi. Pahit, asam, manis jadi satu. Tapi selalu ada tegukan terakhir bagi semua rasa itu. Kita tak akan sakit selalu, takkan sedih selalu, akan ada sela bahagia di dalamnya. Ketika kita rasa hidup menjadi begitu berat, kita hanya perlu tersenyum dan menjalaninya. Ketika kawan terasa begitu jauh, tersenyumlah itu pertanda dirimu sedang ingin denganmu saja berdua. Kita hanya perlu menikmati setiap teguknya, membiarkannya mengalir menuju tenggorokan dan tiba-tiba menghangatkan :)



Komentar
Posting Komentar