jaket bau kuda hingga toko es krim yang tutup ~ (part 1)

Berawal dari mengakhiri perjalan dari Singapore yang luar biasa hebring, dengan teman-teman yang luar biasa gilanya. Personil masih lengkap saya, Tatin, Marryl, Vera dan Gisela. Bulan November 2013 saya searching tiket Tarakan-Surabaya PP, saya dapat tiket 700ribu. Lumayan (sambil pijit kepala). Standar tiket murah biasanya 500rb, tapi karena ada gosip tiket mau naik jadi saya buru-buru ke Agen Maskapai tersebut buat beli tiket, pas-pas sama tunjangan gaji keluar :p

Tiket sudah ditangan. Saatnya menyusun jadwal perjalanan. Kalau masalah susun menyusun Vera paling bisa diandalkan. Waktu pun berlalu, dan harinya semakin dekat. Tentunya masalah pun datang menguji "MOOD" untuk perjalanan. Saya menjalankan aksi bisu, ketika yang lain mulai bicara. (off the record) alhamdulilah CLEAR SENSOR.

Pada tanggal 28 Maret 2014, Juanda Intl Airport menjadi saksi perjalanan kami. (lebay). Tatin datang pukul 10.00 WIB kemudian had a date with mas ucup (driver kami). kami sengaja menyewa mobil dan sopir agar jalan-jalannya jadi mudah gampang dan gak nyasar *halah*. we paid 500.000/each day (BBM gak termasuk yak sama uang makan sopir).
thank you "sekop-sis" :D

Memenuhi hasrat Tatin untuk selalu wisata kuliner kamipun menyusuri jalan mencari warung lontong balap. Perjalanan dilanjutkan setelah makan menuju Kabupaten Pasuruan sekitar pukul 23.00 WIB. Kami sambai di Kec. Tosari tepat di depan Information Center, menunggu Jeep yang kami carter menjemput kami.

nahan "pup"



Komentar

Postingan Populer